Contoh Pidato Sambutan Hari Guru dan Sejarah Singkat Lahirnya Guru Indonesia

Contoh Pidato Sambutan Hari Guru dan Sejarah Singkat Lahirnya Guru IndonesiaGuru adalah yang mengajarkan kita semua menulis dan membaca. Saya bisa menulis artikel saat ini pun adalah karena jasa guru yang dengan telaten memberikan cara menulis kepada saya dan juga mengajarkan cara membaca untuk saya. Saya ingat betul bagaimana guru datang dengan aktif, datang dengan hanya mengendarai sebuah sepeda pedal ke sekolah. Bahkan tidak jarang, kehujanan di tengah jalan dan saya lihat baju guru basah kuyup. Saya dan teman-teman hanya melihat tanpa perasaan apapun, karena waktu itu kita masih anak-anak. Tidak kenal dan tidak paham betapa susahnya guru waktu itu. Tidak paham bahwa guru kita benar-benar berkorban untuk memberikan kita pengetahuan. dan sebagai penghargaan maka diperingatilah Hari Guru Indonesia. dan untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan kami berikut ini :
Contoh Pidato Sambutan Hari Guru dan Sejarah Singkat Lahirnya Guru Indonesia

Sejarah Singkat Hari Guru

HARI Guru adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru, dan diperingati pada tanggal yang berbeda-beda di setiap negara. Di Indonesia sendiri peringatan Hari Guru Nasional jatuh pada tanggal 25 November. Hari Guru Nasional bukan merupakan hari libur resmi, tetapi dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa kepada guru, kepala sekolah, dan perangkat sekolah lainnya.

Hari Guru Nasional diperingati bersamaan dengan perayaan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Ini bermula dengan perjuangan para guru Tanah Air melalui Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada 1912. Organisasi unitaristik ini beranggotakan para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan pemilik sekolah. Umumnya mereka bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua. Di masa yang sama, berkembang juga organisasi guru dengan beragam latar belakang seperti keagamaan, kebangsaan, dan lainnya.

Sekitar dua dekade kemudian Nama PGHB berubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Penambahan kata “Indonesia” mengejutkan pemerintah Belanda. Pasalnya, kata tersebut mencerminkan semangat kebangsaan.

Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dengan pihak Belanda. Secara bertahap, jabatan Kepala HIS (Hollandsch Inlandsche Schoo atau sekolah Belanda untuk bumiputera) mulai diambil alih orang Indonesia. Akhirnya, terbitlah cita-cita kesadaran bahwa perjuangan para guru Indonesia tak lagi tentang perbaikan nasib maupun kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi memuncak menjadi perjuangan nasional.

Pemerintah Jepang melarang semua organisasi dan menutup semua sekolah dan membungkam PGI Pada masa tersebut.

Barulah setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, PGI kembali menggeliat.Kongres Guru Indonesia digelar pada 24–25 November 1945 di Surakarta.Para peserta kongres sepakat menghapuskan semua organisasi dan kelompok guru berlatar belakang perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama, dan suku. Inilah cikal bakal bersatunya guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk.

Mereka akhirnya meresmikan kelahiran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945. Dan sejak saat itu, pemerintah menetapkan hari lahir PGRI sebagai Hari Guru Nasional dan menjadikannya momentum penghormatan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa di Tanah Air.

Contoh Naskah Pidato Singkat Hari Guru yang Pertama

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat pagi
Kepada yang terhormat Bapak kepala sekolah ........................................
Yang saya hormati, Bapak Wakil kepala sekolah, ......................................
Yang terhormat, seluruh dewan guru ......................................
Dan hadirin yang berbahagia,

Alhamduliilah, puji dan syukur marilah kita sampaikan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha ESA, berkat rahmat dan hidayah-Nya lah kita semua bisa berkumpul di hari yang berbahagia ini dalam rangka memperingati hari guru nasional yang jatuh pada hari ini. Tak lupa marilah kita sampaikan shalawat serta salam kepada Nabi besar Muhammad SAW beserta seluruh keluarga, sahabat dan umatnya yang setia semoga kita semua bisa dipertemukan di dalam surga Allah SWT kelak Aminnn.

Izinkanlah saya berdiri di sini untuk menyampaikan sebuah pidato dalam rangka memperingati hari guru nasional sebagai rasa terimakasih kita untuk guru-guru tercinta atas segala jasa-jasa yang telah mereka berikan.

Hadirin yang berbahagia,
Sebelum memulai pidato ini, saya akan menyanyikan sebuah lagu persembahan untuk guru-guru tercinta yang ada di sini   

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sabagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

Semboyan Guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa saat ini masihlah sangat relevan. Mereka telah mendidik anak-anak calon penerus bangsa ini. Presiden, Pejabat pemerintahan, pejabat daerah dan masih banyak lagi, semua adalah produk-produk yang dihasilkan oleh seorang guru. Tanpa guru mereka pastilah bukan siapa-siapa di dunia ini. 

Guru adalah satu dari sedikit profesi yang sangat mulia di muka bumi ini.  Meskipun hanya bergelar Pahlawan tanpa tanda jasa mereka tak henti-hentinya berjuang untuk mengantarkan anak-anak Indonesia menuju cita-citanya agar kelak mereka bisa menjadi penerus bangsa ini dan menjadi manusia yang membanggakan bagi nusa dan bangsa. Mereka telah mengantarkan dan membuka wawasan kita menuju dunia yang sangat luas ini. Mereka jugalah yang telah mengajarkan kita membaca, menulis dan berhitung. Oleh sebab itu tanpa guru-guru kita tidak mungkin bisa mencapai keberhasilan. 

Meskipun anak-anak didik mereka kelak akan melupakan mereka, meskipun pemerintah tak lagi memperhatikan nasib mereka, Guru akan tetap gigih melaksanakan tugasnya yang begitu mulia untuk membentuk calon-calon pemimpin bangsa. Mereka tak akan lelah mengabdi dan tak akan lelah mengajar hingga usia senja menghampiri mereka. 

Maka dari itu, Sudah sepatutnya kita memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan rasa terima kasih yang sangat mendalam kepada guru-guru kita yang telah bersusah payah untuk mengajar setiap pengetahuan, memberikan nasihat dan motivasi yang membangun serta bimbingan dan teladan yang membentuk kepribadian kita agar menjadi manusia yang berpendidikan dan bermoral. 

Teman-teman yang berbahagia,
Kelak kita akan tumbuh menjadi manusia yang sukses, Namun, janganlah sekali-kali kita melupakan jasa-jasa mereka yang begitu besar untuk kita semua. Marilah kita buktikan kepada mereka bahwa apa yang telah mereka lakukan dan berikan kepada kita tidaklah sia-sia dengan cara berprestasi dan menggapai mimpi-mimpi kita karena seorang guru yang sejati tidak akan merasa senang dengan hadiah berupa materi namun mereka akan sangat gembira melihat anak didik mereka sukses dan mampu berguna bagi orang lain, nusa dan bangsa

Sebelum saya mengakhiri pidato ini, sekali lagi saya menyampaikan bahwa guru adalah orang yang sangat berjasa di dalam hidup kita. Oleh karena itu, marilah kita menyampaikan rasa terimakasih yang sangat besar untuk guru-guru kita semua.

Terima kasih guru atas segalanya yang engkau berikan kepada kami.

Terima kasih atas waktu, kesabaran, ilmu dan kegigihan yang engaku beikan kepada kami.

kami sadar bahwa kami tidak bisa membalas semua jasa-jasamu. Hanyalah doalah yang bisa kami berikan semoga kalian diberikan kesabaran dan kesehatan oleh Allah SWT agar tetap bisa menjalankan tugas yang mulia itu.

Saya kira cukup sampai di sini pidato singkat yang bisa saya sampaikan. Semoga di hari guru nasioanla ini, guru-guru selalu Berjaya. Atas perhatian dan kesempatannya saya ucapkan terima kasih dan saya akhiri.

Wabilahitaufik walhidayah wassalamualaikum wr. wb.

Contoh Naskah Pidato Singkat Hari Guru yang Kedua

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Kepada yang terhormat.
Bapak Kepala Sekolah, Bapak/Ibu dewan Guru serta para Staff dan siswa siswi yang saya cintai di SMP...............
Tak lupa juga untuk para tamu undangan yang sudah menyempatkan hadir di acara hari ini yaitu peringatan Hari Guru.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita kehadirat Allah SWT yang telah memberikan segala nikmat dan hidayahnya kepada kita, sehingga pada kesempatan kali ini kita bisa berkumpul bersama dalam acara memperingati Hari Guru.

Para hadirin yang saya hormati,
Kita tahu bahwasanya di Indonesia ini sering berganti-ganti kurikulum dan sistem pendidikan setiap tahunnya, jika dibandingkan dengan negara lain mungkin sistem pendidikan di negara kita masih jauh dari harapan kita.

Namun bagaimanapun juga, Indonesia sangatlah kaya dengan tenaga pengajarnya yang tak pernah lelah mengajarkan anak-anak bangsa yang mudah-mudahan kelak menjadi manusia yang berguna bagi bangsa kita.

Hadirin yang terhormat,
Di hari Guru ini, saya akan menyampaikan kesan maupun pesan selama saya menjadi Guru atau tenaga pengajar, maka pada hari yang cukup membanggakan ini, marilah kita bersama-sama menjaga erat tali persaudaraan kita dengan sesama tenaga pengajar maupun dengan anak didik kita.

Karena kita tahu, masih banyak Guru-guru yang kurang begitu memahami kondisi siswa dengan cara pengajarannya dan ilmu-ilmu yang kita berikan. Untuk itu saya mewakili segenap Guru mengucapkan, selamat Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Semoga ilmu dan amal yang kita berikan kepada anak bangsa diberkahi oleh Allah SWT.

Mungkin hanya ini pidato singkat yang bisa saya sampaikan, jika ada salah-salah kata mohon dimaafkan.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Contoh Naskah Pidato Singkat Hari Guru yang Ketiga

Assalamualaikum Wr.Wb
Yang saya hormati bapak/ibu kepala …
Yang saya hormati bapak dan ibu guru serta jajaran staff tata usaha
Dan yang selalu saya banggakan teman-teman semua

Alhamdulillah.. Alhamdulillah..alhamdulillah.. terucap syukur yang tak terhingga untuk kita semua, karena berkat kuasa-Nya lah kita mampu menghadiri upacara untuk memperingati “hari guru” pada pagi yang cerah ini. Tak lupa selalu dan selalu kita lafazkan shalawat-shalawat untuk junjungan kita semua, tauladan bagi umat islam diseluruh dunia nabi Muhammad SAW yang kita nantikan syafaatnya untuk kita semua di yaumil akhir.

Para hadirin yang budiman,
Pada hari ini kita memperingati “hari guru” nasional. Dimana saat ini diseluruh pelosok negeri, kembali bersama mengingat seluruh pengorbanan yang dilakukan oleh guru-guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Menurut saya, guru ibarat sebuah lentera diruangan yang gelap, yang mampu menerangi segala sisi ruangan. Betapa tidak, karena guru memberikan pengetahuan yang ia miliki untuk anak didiknya, untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa tanpa pamrih, tanpa imbalan. 

Teman-teman semua,
Kita patut berbangga dan bersyukur, karna kita disini memiliki guru yang sangat sabar dalam membimbing kita. Seperti yang kita tahu, tak mudah mengemban tugas mulia seperti yang dilakukan oleh guru kita ini, harus mengajarkan, membimbing kita berkali-kali tanpa bosannya sampai kita memahami pelajaran yang diberikan. Bayangkan hal tersebut dilakukan oleh guru kita terhadap begitu banyaknya peserta didik dan dalam kurun waktu yang lama, yakni bertahun-tahun hingga ia pension.

Tak mudah mendedikasikan diri untuk terus menjadikan anak-anak Indonesia bisa bersaing dikancah dunia, dengan kemampuan yang setara atau bahkan melebihi yang lain didunia. Terima kasih.. terima kasih yang sedalam-dalamnya saya mewakili teman-teman yang ada disini atas jasa yang telah ditorehkan bapak dan ibu guru dalam membimbing kami, dan maaf atas segala kekurangan muridmu ini, maaf pula jika kadang kala kami suka menguji kesabaran bapak dan ibu guru, sesungguhnya kami tidak bermaksud sama sekali.

Harapan kami, semoga bapak dan ibu guru selalu diberikan kemudahan dalam mentransfer ilmu kepada anak didik semua dan semoga ilmu yang engkau ajarkan kepada kami menjadi ilmu yang bermanfaat dan menjadi amalan yang tidak pernah terputus. Kami sebagai anak didikmu akan selalu mengingat apa yang telah engkau berikan kepada kami. Kami sangat menyayangimu “Lentera” kami..

Sekali lagi, “Selamat hari guru nasional”.. Semoga guru-guru diseluruh negeri mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi

Sekian pidato saya, mohon maaf atas segala kekurangan.
Wassalamualaikum Wr.Wb

Demikian Artikel tentang Contoh Pidato Sambutan Hari Guru dan Sejarah Singkat Lahirnya Guru Indonesia yang sempat kami bagikan pada kesempatan ini dan semoga apa yang kami bagikan ini bisa bermanfaat dan jangan lupa baca juga :