Paragraf Persuasif, Pengertian Ciri-ciri, Bentuk, Jenis, Langkah Menyusun dan Contohnya

Contohsuratku.net - Kembali kami bagikan sebuah artikel tentang yang merupakan salah satu materi pelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X. Dalam pelajaran ini, Anda akan berlatih mengemukakan gagasan yang dimiliki dalam bentuk paragraf persuasif. Sebelumnya, Anda akan menentukan pokok-pokok tulisan yang akan Anda tulis. Dengan demikian, kemampuan dalam menulis serta berpikir kritis Anda akan bertambah. Dan untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan kami tentang Paragraf Persuasif, Pengertian Ciri-ciri, Bentuk, Jenis, Langkah Menyusun dan Contohnya berikut ini.
Paragraf Persuasif, Pengertian Ciri-ciri, Bentuk, Jenis, Langkah Menyusun dan Contohnya
Paragraf Persuasif, Pengertian Ciri-ciri, Bentuk, Jenis, Langkah Menyusun dan Contohnya

Pengertian paragraf persuasif atau Persuasi

Paragraf persuasif adalah suatu bentuk karangan yang bertujuan membujuk pembaca agar mau berbuat sesuatu sesuai dengan ke- inginan penulisnya. Agar tujuannya dapat tercapai, penulis harus mampu mengemukakan pembuktian dengan data dan fakta.

Ciri-ciri Faragraf Persuasif,

  1. Berusaha meyakinkan seseorang atau  pembaca;
  2. Berusaha membuat pembaca tergerak untuk melakukan hal yang  dihendaki penulis;
  3. Bertujuan membujuk pembaca agar mau berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan penulisnya;
  4. Harus mampu mengemukakan pembuktian dengan data dan fakta;
  5. Biasanya menggunakan pendekatan emotif, yaitu pendekatan yang berusaha membangkitkan dan merangsang emosi pembaca dan pendekatan rasional, yakni dengan menyampaikan fakta-fakta untuk meyakinkan pembaca atau pendengar; 
  6. Bentuk persuasif yang dikenal umum: propaganda yang dilakukan berbagai badan, lembaga, atau perorangan; iklan dalam surat kabar untuk mempromosikan barang dagangan, kampanye untuk menarik pemilih sebanyak-banyaknya, dan selebaran-selebaran atau pamflet.

Bentuk-bentuk Paragraf Persuasif

  1. Beberapa bentuk paragraf persuasif yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:
  2. Bentuk pidato, misalnya propaganda, kampanye lisan, dan penjual jamu ditempat-tempat terbuka.
  3. Bentuk tulisan berupa iklan dan selebaran.
  4. Bentuk elektronik, misalnya iklan di televisi, bioskop, dan internet

Jenis Paragraf Persuasif

Sebagaimana bentuk paragraf persuasif tersebut, paragraf persuasif dapat digolongkan dalam beberapa jenis, di antaranya adalah:

  1. Persuasi politik, Sesuai dengan namanya, persuasi politik dipakai dalam bidang politik oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang politik dan kenegaraan. Para ahli politik dan kenegaraan sering menggunakan pesuasi jenis ini untuk keperluan politik dan negaranya. Kita akan bisa memahami persuasi politik lebih baik lagi, bila kutipan berikut ini kita kaji dengan teliti. Naskah persuasi politik berikut ini berkombinasi dengan eksposisi.
  2. Persuasi pendidikan, Persuasi pendidikan dipakai oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang pendidikan dan digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Seorang guru, misalnya, bisa menggunakan persuasi ini untuk mempengaruhi anak supaya mereka giat berlajar, senang membaca dan lain-lain. Seorang motivator atau inovator pendidikan bisa memanfaatkan persuasi pendidikan dengan menampilkan konsep-konsep baru pendidikan untuk bisa dilaksanakan oleh pelaksana pendidikan. Kutipan artikel berita ini dapat dijadikan bahan menelaah karangan persuasi pendidikan.
  3. Persuasi advertensi, Persuasi iklan dimanfaatkan terutama dalam dunia usaha untuk memperkenalkan suatu barang atau bentuk jasa tertentu. Lewat persuasi iklan ini diharapkan pembaca atau pendengar menjadi kenal, senang, ingin memiliki, berusaha untuk memiliki barang atau memakai jasa yang ditawarkan. Karena itu,advertensi diberi predikat jalur komunikasi antara pabrik dan penyalur, pemilik barang dan publik sebagai konsumen. Iklan itu beraneka ragam, ada yang sangat pendek, ada pula yang panjang.

    Persuasi iklan yang baik adalah persuasi yang mampu dan berhasil merangsang konsumen membeli barang yang ditawarkan. Sebaliknya, persuasi iklan itu tergolong sebagai persuasi yang kurang baik apabila tidak berhasil merangsang konsumen untuk membeli barang yang diiklankan.
  4. Persuasi propaganda, Objek yang disampaikan dalam persuasi propaganda adalah informasi. Tentunya tujuan persuasi tidak hanya berhenti pada penyebaran informasi saja. Lebih dari itu, dengan informasi diharapkan pembaca atau pendengar mau dan sadar untuk berbuat sesuatu.

    Persuasi propaganda sering dipakai dalam kegiatan kampanye. Isi kampanye biasanya berupa informasi dan ajaka. Tujuan akhir dari kampanye adalah agar pembaca atau pendengar menuruti isi ajakan kampanye tersebut. Pembuatan informasi tentang seseorang yang mengidap penyakit jantung yang disertai dengan ajakan pengumpulan dana untuk pengobatannya, atau selebaran yang berisi informasi tentang situasi tertentu yang disertai ajakan berbuat sesuatu adalah contoh persuasi propaganda. Perhatikan kutipan karangan persuasi propaganda dibawah ini.

Langkah langkah menulis paragraf

Cara Membuat Paragraf Persuasi atau Persuasif 
  1. Tentukan Topik, Untuk menulis paragraf persuasif anda harus menentukan dulu apa topik yang akan dibahas dalam paragraf tersebut. Banyak topik yang bisa dibahas dalam paragraf persuasi seperti masalah narkoba,rokok dan kebiasaan sehari hari. Topik merupakan lingkup pembicaraan dalam suatu paragraf

  2. Tentukan Tujuan, Setiap paragraf persuasi pasti punya tujuan. Tujuan utama setiap paragraf persuasi jelas yaitu meyakinkan pembaca dan pendengar. Oleh karena itu buat tujuan yang jelas dan masuk akal untuk bisa dipercayai oleh pembaca dan pendengar. Dalam menyampaikan tujuan berusahalah jelas dan singkat agar mudah ditangkap oleh para pendengar maupun pembaca.

  3. Buat Kerangka Paragraf, Setelah sudah siap dengan topik dan tujuan yang akan dibahas saatnya menyusun suatu kerangka paragraf. Adapun penulisan kerangka peragraf ini dibuat agar paragraf lebih sistematis dan logis. Buat kerangka seperti pengembangan sebab akibat. Dimana letakkan dulu sebabnya diawal lalu berikan akibatnya di akhir paragraf.

  4. Mengumpulkan Data, Setelah semua sudah siap saatnya melakukan pengumpulan data yang tidak kalah pentingnya. Data yang tepat dan akurat membantu pembaca dan pendengar untuk percaya pada anda. Oleh karena itu cari data semaksimal mungkin dan jangan sampai merekasaya data karena itu sangat tidak baik.

  5. Menyusun Paragraf, Setelah semua siap inilah tahap terakhir susun sebuah paragraf sesuai dengan topik, tujuan, kerangka dan fakta yang sudah dikumpulkan, Gunakan pemilihan kata yang baik agar mudah meyakinkan para pembaca maupun pendengar. Baca lagi untuk memastikan kalau itu merupakan paragraf persuasi yang baik

Contoh-contoh paragraf persuasif

  1. Kita semua mengetahui bahawa kondisi lingkungan Kota Jakarta sudah sangat memprihatinkan. Banyak sekali sungai yang kotor akibat pembuangan limbah yang tidak teratur serta pencemaran udara akibat asap kendaraan bermotor yang semakin banyak. Ini semua dapat menyebabkan gangguan bagi makhluk hidup di Kota Jakarta, temasuk manusia. Pernapasan kita dapat terganggu dan keindahan Kota Jakarta tercemar. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita sebagai penduduk Kota Jakarta berusaha untuk melestarikan lingkungan kota ini dengan berbagai macam usaha. Di antaranya adalah dengan penghijauan, pembuatan taman kota, dan pelarangan membuang sampah di sembarang tempat. Ini semua dapat mengendalikan keindahan Kota Jakarta.
  2. Dalam diri setiap bangsa Indonesia harus tertanam nilai cinta terhadap sesama manusia sebagai cerminan rasa kemanusiaan dan keadilan. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan marta- batnya, mengembangkan sikap tenggang rasa dan nilai-nilai kema- nusiaan. Sebagai sesama anggota masyarakat, kita harus mengembangkan sikap tolong-menolong dan saling mencintai. De- ngan demikian, kehidupan bermasyarakat dipenuhi oleh suasana kemanusian dan saling mencintai.

Demikian artikel tentang Paragraf Persuasif, Pengertian Ciri-ciri, Bentuk, Jenis, Langkah Menyusun dan Contohnya yang sempata kami bagikan pada kesempatan ini dan jangan lupa baca juga :