Menulis Hasil Wawancara dalam Beberapa Paragraf Atau Laporan Hasil Wawancara BI Kls. X

Menulis Hasil Wawancara dalam Beberapa Paragraf Atau Laporan Hasil Wawancara BI Kls. X - salah satu mata pelajaran yang membutuhkanlaporan hasil adalah metri pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X dengan Materi Pelajaran Menulis Hasil Wawancara. 

Menulis Hasil Wawancara

Untuk memahami langkah langkah yang harus ditempuh dalam membuat Laporan Hasil Wawancara silahkan ikuti penjelasan kami berikut ini :
Menulis Hasil Wawancara dalam Beberapa Paragraf Atau Laporan Hasil Wawancara BI Kls. X
Menulis Hasil Wawancara dalam Beberapa Paragraf Atau Laporan Hasil Wawancara BI Kls. X

Pengertian Wawancara

Wawancara adalah salah satu cara untuk memperoleh informasi mengenai sesuatu/masalah dari narasumber secara interaktif.

Pendapat Lain, Wawancara (bahasa Inggris: interview) merupakan percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara. Tujuan dari wawancara adalah untuk mendapatkan informasi yang tepat dari narasumber yang terpercaya.

Jenis wawancara

  1. Wawancara serta merta: dilakukan secara spontan dan alamiah
  2. Wawancara dengan petunjuk umum: pewawancara melakukannya dengan membuat kerangka atau pokok-pokok materi yang akan ditanyakan
  3. Wawancara dengan daftar pertanyaan: pewawancara mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada narasumber dengan membacakan daftar pertanyaan yang sudah disusun.


Tujuan Wawancara

  1. Dalam pelaksanaannya wawancara memiliki beberapa tujuan yaitu;
  2. Memperoleh informasi/data
  3. Memperoleh konfirmasi berita yang berkembang
  4. Memperoleh opini
  5. Memperoleh bahan cerita mengenai human interest, bahan biografi, atau memperoleh pengalaman pengetahuan orang lain.


Langkah-langkah Melakukan Wawancara

Sebelum melakukan wawancara sebaiknya mengetahui terlebih dahulu langkah-langkah wawancara agar kegiatan dapat berjalan seperti yang diharapkan.
  1. Menemukan topik/tema
  2. menemukan pokok-pokok yang akan ditanyakan dalam wawancara
  3. Memilih narasumber/instansi yang akan diwawancarai
  4. Menyusun daftar pertanyaan yang relevan dengan topik wawancara dilanjutkan dengan mengevalusi pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu.
  5. Melakukan wawancara dengan sopan santun
  6. Memperhatikan dengan seksama penjelasan dari narasumber
  7. Mencatat hasil wawancara


Menyusun daftar pertanyaan

Daftar pertanyaan perlu disusun terlebih dahulu agar dalam wawancar memperoleh informasi yang lengkap, yaitu sebagai berikut:
  1. Pertanyaan yang akan didaftar harus sesuai dengan topik yang disepakati dengan narasumber
  2. Isinya menanyakan satu hal dan tidak menyinggung pribadi narasumber.
  3. Isi pertanyaan merupakan jawaban atau rincian lebih lanjut dari topik wawancara.
  4. Rumuskan kalimat tanya dalam bentuk kalimat jelas dan pendek
  5. Urutan pertanyaan dari sederhana sampai komplek atau dari yang umum sampai yang khusus.


Pemilihan Topik Wawancara

Topik sangat penting untuk keberhasilan wawancara. Topik merupakan pokok permasalahan yang akan dikaji dan dicari informasinya melalui wawancara sehingga penempatannya harus selektif. Pemilihan topik yang tidak selektif akan merugikan pewawncara karena informasi yang diperoleh tidak sesuai dengan kebutuhan.

Contoh Lporan Hasil Wawancara

LAPORAN HASIL WAWANCARA

Pada hari Minggu, ………………….. , pukul 16.31 kami datang ke pengusaha “Pandai Besi”. Kesan pertama kami datang ke tempat ini adalah suasana yang nyaman, sejuk, bersih dan tertata rapi. Tentu saja kami langsung bertemu dengan pemilik pengusaha ini, yang bernama Bpk. Asep Andi dan meminta izin  untuk mewawancarainya. Narasumber  ini bersikap ramah kepada kami.

Pertanyaan pembuka

  1. Selamat Sore, Pak ! maaf kedatangan kami kemari mengganggu aktifitas bapak, sekedar ingin tahu apa sih yang di jual di pandai besi ini ?
    Sore, menjual ya ? kalo menjual ini kami banyak berarti termasuk semua alat pertanian itu kami bikin tapi engga bikin semacam barang kodian gitu, engga mengisi pasar tapi ini kami jasa.

  2. Kira-kira sudah berapa lama pandai besi ini berdiri ?
    Kalau berdiri nya mungkin turun temurun dari buyut, kakek jadi saya dari kecil menggeluti profesi ini.

Pertanyaan isi

  1. Lalu proses pembuatan nya itu bagaimana ?
    Ya, tergantung bikinnya apa ? seumpamanya besi mau di bikin golok itu harus di bakar, di tempel, jadi melalui proses gerinda, ya lumayan lama.

  2. Di pandai besi ini menjual alat-alat pertanian, itu membutuhkan berapa karyawan ?
    Di sini karyawan ada 10 orang, sehingga ketika banyak pasien, banyak konkonan ada 2 dapur. Jadi 2 dapur itu jalan supaya mempercepat pekerjaan.

  3. Lalu kira-kira alat-alat itu di pesan atau di kirim ke daerah lain ?
    Kami menerima pesanan saja, Jadi alhamdulillah sudah jauh antara namun masih di daerah daerah sekitar sini aja.

  4. Butuh waktu berapa lama untuk satu kali pembuatan ?
    Kalau jadinya ya kita biasa membuat golok kita paling bisa 3/hari, soalnya bukan barang kodian jadi lama proses nya, dan mutu yang kita utamakan.

  5. Kira-kira berapa harga kisaran nya setiap alat yang dijual ?
    Seumpamanya golok kalau ada pemesan golok mencapai harga Rp.75ribu, kalau cangkul ya tergantung berapa banyak enteng atau beratnya nanti sekitar 100ribuan. Dan  belum yang lain –lainnya.


Pertanyaan penutup

Terima kasih sudah bersedia di wawancara oleh kami dan maaf sudah mengganggu aktivitas bapak ?
Iya, tidak apa-apa.


Penutup Laporan Hasil Wawancara

Kesimpulan

Pandai Besi berdiri dengan turun temurun dari buyut, kakek dan Bpk. Asep Andi menggeluti profesi ini. Di pandai besi membuat hampir semua alat pertanian, proses nya dengan cara gerinda, pembuatan nya memakan waktu yang lama, memiliki karyawan 10 orang dan sudah di pesan sampai ke daerah Kuningan, Beber, Sumber, Plered, dan seterusnya.

Saran-saran

Pandai besi ini harus berjalan dan harus di kembangkan karena merupakan warisan turun temurun dan harus kita lestarikan supaya pandai besi ini tidak punah/ada penerusnya.

Demikianlah laporan hasil kegiatan wawancara ini kami buat dengan yang sebenar-benarnya. Ucapan terima kasih tertuju kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kemudahan kepada kami sehingga terlaksananya acara ini. Serta kepada teman-teman yang ikut membantu dalam pembuatan laporan hasil wawancara ini.

Kami selaku anggota kelompok memohon maaf sebesar-besarnya apabila terdapat kesalahan serta kekurangan dalam laporan hasil wawancara ini. Selain untuk memenuhi tugas bahasa indonesia, Semoga laporan hasil wawancara ini dapat menjadi acuan, pertimbangan , serta motivasi dan koreksi bagi kegiatan wawancara selanjutnya.

                                                                           [-----------. ---------------]

  

                                                                           Anggota Kelompok

Demikila artikel tentang Menulis Hasil Wawancara dalam Beberapa Paragraf Atau Laporan Hasil Wawancara BI Kls. X yang sempat kami bagikan buat anda dan jangan lupa baca juga :