Membaca Berita, Pengertian, Hal Pentinng dan Teknik Membaca Berita yang Baik dan Benar

Membaca Berita, Pengertian, Hal Pentinng dan Teknik Membaca Berita yang Baik dan Benar - Kali ini kami kembali lai dalam pembahasan Materi Pelajaran Bahasa Indesia Tentang Membaca Berita. Untuk itu silahkan ikuti penjelasan kami berikut ini :
Membaca Berita, Pengertian, Hal Pentinng dan Teknik Membaca Berita yang Baik dan Benar
Membaca Berita, Pengertian, Hal Pentinng dan Teknik Membaca Berita yang Baik dan Benar

Pengertian Berita 

Berita adalah uraian tentang peristiwa/fakta dan/atau pendapat, yang mengandung nilai berita dan yang sudah disajikan melalui media massa secara periodik. Secara umum, berita juga dapat dikatakan sebagai kejadian penting yang dilaporkan wartawan untuk mendapat perhatian pembaca, pendengar, atau pemirsa. Laporan itu harus disampaikan dengan benar, tidak memihak, dan objektif.

Pengertian Membaca Teks Berita

Membaca berita adalah menyampaikan sebuah berita atau informasi dengan cara membaca teks berita dengan intonasi, lafal, dan sikap yang benar. Naskah berita yang disampaikan melalui media televisi atau radio berbeda dengan naskah berita dalam media cetak atau yang berupa tulisan biasa. Semua kalimat yang digunakan dalam teks berita tersebut merupakan kalimat tidak langsung dan lebih pendek karena durasi yang disediakan juga terbatas.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat membacakan berita

  1. Membaca dengan menggunakan lafal ucapan yang tepat dan jelas.
  2. Menggunakan intonasi atau tekanan suara yang baik.
  3. Membaca dengan jelas kalimat-kalimat dalam teks berita.
  4. Membaca dengan memperhatikan tanda baca.
  5. Adapun untuk pembaca berita di televisi, selain hal-hal di atas, Anda juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini.


Berpenampilan wajar, rapi, dan bersih.

  1. Bersikap tenang, tidak gugup, dan penuh rasa percaya diri.
  2. Menghindari gerakan tangan, kepala, atau anggota tubuh lainnya secara berlebihan.
  3. Pandangan mata tidak terpaku pada naskah yang sedang dibaca, sesekali ditujukan ke arah penyimak berita.
  4. Ekspresi wajah harus wajar. Tidak perlu menunjukkan rasa takut pada saat membaca berita yang menyeramkan. Tidak perlu tertawa saat membaca berita yang menggembirakan atau menggelikan.


Sebelum membacakan berita, Anda dapat memberikan tanda-tanda pembacaan sebagai berikut :

/              = berhenti sebentar

//            = berhenti

——      = tekanan pada kata kata penting

↗            = intonasi naik

→           = intonasi datar

↘            = intonasi turun


Teknik-Teknik dalam Membaca Teks Berita

Membaca teks berita tidak seperti membaca buku. Membaca teks berita artinya menyampaikan informasi kepada orang lain, artinya ada pendengar yang mendengarkan penyampaian berita tersebut. Membaca teks berita bukan hanya untuk diri sendiri. Oleh karena itu, ada beberapa teknik dalam membaca teks berita yang penting untuk diperhatikan dan dikuasi oleh seorang pembaca teks berita. Teknik-teknik dalam membaca teks berita tersebut adalah sebagai berikut.

1. Artikulasi atau pelafalan

Artikulasi merupakan perubahan rongga dan ruang di dalam saluran suara dengan tujuan untuk menghasilkan bunyi bahasa. Dalam membacakan teks berita, artikulasi atau pelafalan yang digunakan harus jelas agar informasi yang disampaikan juga terdengar dengan jelas.

2. Intonasi

Intonasi merupakan hal yang berhubungan dengan naik turunnya suara atau adanya penekanan dalam suara. Intonasi yang digunakan harus tepat sesuai dengan kalimat berita yang disampaikan. Misalnya untuk kalimat perintah diucapkan dengan menggunakan intonasi naik di seluruh bagian kalimatnya, untuk kalimat tanya diucapkan dengan menggunakan intonasi naik pada bagian akhir kalimat, dan pada umumnya kalimat berita diucapkan dengan intonasi menurun di akhir kalimat.

3. Penjedaan

Penjedaan merupakan kegiatan berhenti sejenak untuk mengatur napas saat membaca teks berita. Kegiatan berhenti sejenak atau pemberhentian sejenak tersebut tidak bisa dilakukan di sembarangan tempat atau bagian kalimat, ada bagian-bagian tertentu dalam kalimat yang bisa dilakukan penjedaan.

4. Sikap atau gestur

Membaca teks berita tidak hanya membahas tentang cara pembaca membacakan teks berita, tetapi juga bagaimana sikap tubuh atau gestur pada saat membacakan teks berita. Pembaca berita harus duduk dengan tegak dan pandangan fokus ke depan. Sesekali menunduk diperbolehkan untuk melihat teks berita, tetapi tidak boleh terlalu lama, sekitar 3 detik saja.

5. Memahami isi teks berita

Seorang pembaca berita harus memahami isi dari teks berita dengan baik dan menyeluruh. Sebelum proses membaca berita, sebaiknya pembaca sudah mempelajari isi teks berita tersebut dengan baik.

6. Memperhatikan volume suara dan faktor pendukung lainnya

Volume suara dalam membaca teks berita harus diatur dengan baik sehingga bisa jelas terdengar. Pembaca teks berita juga harus memerhatikan faktor pendukung lainnya dalam membaca teks berita. Hal tersebut di antaranya adalah busana dan riasan yang dikenakan, khususnya untuk pembaca berita televisi atau yang berhadapan langsung dengan pendengar, penggunaan peralatan dengan teknologi tinggi, dan lain-lain.

Contoh Berita 

Contoh Teks Berita Tentang Bencana Alam

Gempa Jepang tewaskan 500 Warga - Gempa dengan kekuatan 8,1 skala ritcher yang melanda negara matahari terbit pada 23 Mei telah menewaskan 500 warga. Menurut informasi setempat, data ini belum sepenuhnya valid. Hal ini karena Tim Penanggulangan Bencana Alam setempat kian gencar mencari korban-korban yang mungkin masih tertimpa puing-puing bangunan yang runtuh. 

Kerugian yang dirasakan oleh pemerintah Jepang meliputi kerusakan bangunan-bangunan penting. Kerugian ini diperkirakan mencapai senilai Rp3 milyar. Gempa yang terjadi ini merupakan bukan kali pertama bencana yang melanda negara matahari terbit. Sebelumnya Jepang pernah dilanda tsunami yang menewaskan ribuan warga Jepang dan menghancurkan bangunan-bangunan penting. 

Kini para warga yang selamat mengungsikan diri ke bangunan-bangunan umum yang selamat, diantaranya Masjid Kyoto, Jepang. Pemerintah setempat kian gencar mencari korban yang belum ditemukan dan membersihkan sisa-sisa bangunan yang runtuh. 

Contoh Teks Berita Tentang Pendidikan 

Soal Bocor, UN Diulang - Bocornya soal ujian nasional untuk tingkat SMP yang dilaksanakan pada Rabu, 23 April merupakan berita besar untuk pelaksanaan ujian tahun ini. Menteri Pendidikan, Anies Baswedan menuturkan bahwa pelaku yang membocorkan soal ujian telah diselidiki. Ia menjelaskan bahwa pelaku pembocoran akan diproses hukum sesuai pasal yang berlaku.

Dari hasil verifikasi yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan (PUSPENDIK) Balitbang Kemendikbud, ditemukan sebanyak 30 buklet soal dari 11.730 yang diunggah ke internet secara ilegal. Setelah mendapatkan laporan tersebut, Menteri Pendidikan segera berkoordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informasi untuk memblokir tautan di Google yang berisi konten ilegal tersebut. Koordinasi pun dilakukan dengan pihak Google dalam upaya pemblokiran konten tersebut.

Diduga kebocoran soal UN ini melibatkan oknum dari pihak percetakan negara RI yang merupakan tempat yang ditunjuk untuk mencetak semua soal-soal ujian nasional. Penggeledahan pun dilakukan secara internal oleh pihak percetakan untuk mengetahui dalang dibalik peristiwa ini.

Bocornya soal UN ini masih menjadi pertimbangan Menteri pendidikan untuk mengadakan ujian ulang atau tidak. Namun kemungkinan besar ialah ujian tidak akan diulang, hal ini berdasarkan pertimbangan menyangkut biaya pembuatan soal yang cukup besar.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas maka anda akan mengerti bagai mana membacakan berita yang biak den menarik.

Demikian artikel dari kami, baca juga :