Cara Merangkum Teks Bacaan Tebal, Pengertian, Jenis, Langkah dan Contohnya

Contohsuratku.net - Pada artikel kali ini kembali kami bagika tentang salah satu materi pelajaran Bahasa Indonesia yang bisa dijadikan acuan dalam membuat ringkasan dengan berbagai bacaan yang pajang. dan untuk lebih jelasnya silahkan simak langsung artikel kami tentang Cara Merangkum Teks Bacaan Tebal, Pengertian, Jenis, Langkah dan Contohnya berikut ini :
Cara Merangkum Teks Bacaan Tebal, Pengertian, Jenis, Langkah dan Contohnya
Cara Merangkum Teks Bacaan Tebal, Pengertian, Jenis, Langkah dan Contohnya

Pengertian Rangkuman atau Ringkasa

Merangkum atau meringkas dapat diartikan menuliskan kembali suatu bacaan ke dalam bentuk yang lebih singkat atau pendek, sebab pada dasarnya bacaan itu berisi kumpulan beberapa gagasan utama. Melalui ringkasan, kamu dapat mengingat inti dari bacaan tersebut lebih lama. Selain itu, jika suatu saat Anda memerlukan informasi dari bacaan tersebut, Anda dapat memanfaatkan ringkasannya dan tidak perlu membaca lagi wacana yang panjang.

Dengan demikian, merangkum berarti suatu kegiatan dimana kita memangkas uraian yang panjang dalam suatu teks menjadi lebih singkat, padat dan jelas tanpa mengabaikan sistematika kronologi dari teks tersebut. 

Jenis Rangkuman atau Ringkasan

Ringkasan dapat berdiri sendiri sebagai sebuah bacaan bukan sebagai bagian dari resensi atau kritik. Secara teknis terdapat tiga macam ringkasan. 

  1. Pertama, ringkasan yang benar-benar singkat dan padat yang disebut abstrak atau sari karangan. Abstrak umumnya merupakan ringkasan dari suatu karangan ilmiah. Abstrak ditulis dengan bahasa dan sudut pandang yang sama seperti karangan aslinya, mengikuti tatanan serta perimbangan aslinya tanpa penilaian pribadi. Majalah ilmiah pun sering memuat abstrak seperti itu sebagai informasi awal isi. 

  2. Kedua, précis. Précis atau ringkasan stricto sensu ialah hasil penyarian isi suatu tulisan dengan kata-kata sendiri sejauh mungkin. Précis hanya merangkum pikiran-pikiran utama, dengan mengesampingkan detail-detail, contoh-contoh, ilustrasiilustrasi, dan hal-hal yang spesifik.Segala sesuatu yang konkret dan spesifik itu digeneralisasikan atau diabstraksikan. Précis harus mengikuti pola atau urutan serta proporsi aslinya, tanpa pendapat atau penilaian pribadi. Sesuatu yang tidak terdapat dalam karangan aslinya tidak boleh disampaikan dalam précis. Précis biasanya disusun dalam rangka pendidikan sekolah, tugas yang diberikan oleh guru atau dosen. 

  3. Jenis ringkasan terakhir, yaitu ikhtisar. Penulis ikhtisar dapat pilihan; meringkas dengan mengikuti tatanan karangan aslinya atau meringkas dengan menggunakan tatanan sendiri tanpa mengikuti tatanan tulisan aslinya. Keleluasaan penulis ikhtisar hanya pada tujuan, tatanan, dan banyaknya informasi yang akan ditulis. Akan tetapi, segala bentuk ringkasan tidak boleh memuat sesuatu yang tidak terkandung dalam karangan yang diringkas.

Langkah-langkah Membuat Rangkuman atau Ringkasan

Berikut langkah-langkah dalam membuat arangkuman untuk memudahkan anda :

Baca teks atau wacana asli

Langkah pertama dalam membuat rangkuman yaitu membaca. Dalam hal ini kita harus membaca teks asli yang akan kita rangkum terlebih dahulu. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mendapat ide utama dan pokok – pokok bahasan yang ada dalam teks. Selain itu teks asli merupakan inti dari bacaan, sedangkan rangkuman adalah bentuk singkat dari wacana tersebut, sehingga apabila kita tidak membaca teks asli secara utuh maka dalam pembuatan rangkuman mungkin akan ada ide – ide yang hilang. 

Selain itu, dengan membaca teks asli kita akan memahami ide – ide yang di bahas dalam wacana tersebut. Jika kita mengeti ide – ide yang di bahas dalam wacana asli maka rangkuman yang kita buat akan mudah di mengerti oleh orang yang akan membaca rangkuman kita.

Tentukan serta tulis ide – ide pokok teks asli.

Langkah kedua yaitu menentukan ide – ide pokok dari teks asli. Setelah kita membaca teks asli tentu kita mendapatkan intisari dari teks tersebut, setelah itu kita harus tentukan ide – ide mana yang akan kita ambil dan kemudian menulisnya dalm catatan kecil.  Biasanya, ide – ide pokok di ambil dar setiap paragraf dari sebuah wacana. 

Dalam penulisan ide – ide pokok tersebut, sebaiknya mengggunakan kata – kata kita sendiri sehingga lebih mudah di pahami karena kata – kata yang berada dalam teks asli biasanya lebih sulit, sehingga akan lebih baik jika kita menulisnya dengan kalimat yang lebih mudah di pahami.

Tulis rangkuman

Langkah selanjutnya yaitu, tulis rangkuman. Setelah kita mendapatkan ide – ide pokok berdasarkan lankah kedua, maka kita dapat mulai menulis rangkuman. Seperti halnya langkah dalam langkah kedua, dalam menulis rangkuman kita sebaiknya juga menggunakan kata – kata baru tanpa mengabikan isi yang asli. 

Konten yang terdapat dalam rangkuman harus sama dengan teks asli, perbedaanya hanya lebih singkat dan lebih sederhana. Selain itu, urutannya juga perlu di perhatikan, dengan kata lain kita tidak boleh merubah isi, baik itu mengurangi atau menambah ide. 

Baca ulang rangkuman yang telah kita buat.

Langkah terahir yaitu, membaca ulang ringkasan kita. Setelah selesai menulis rangkiman, maka lebih baik jika kita membaca rangkuman kita kembali. Dengan hal ini kita bisa mengetahui apakah ada hal yang salah atau kurang tepat dalam penulisan kita. Perhatikan juga jika ada kesalahan penulisan, seperti ejaan dan atu tanda baca dalam rangkuman yang telah di tulis. 

Contoh Rangkuman atau Ringkasan Suatu Bacaan

Bacaan :

Pentingnya Belajar tentang Keuangan Sejak Kecil

Pada hari itu, para siswa salah satu sekolah dasar di Jakarta mendapat kesempatan untuk belajar tentang keuangan. Mereka belajar keuangan melalui sebuah program khusus tentang keuangan. Dalam program tersebut, para siswa belajar dasar-dasar pengetahuan tentang keuangan, terutama mengenal uang dan perbankan.

Program ini memberikan kegiatan yang menarik, karena para siswa tidak belajar seperti biasanya. Mereka belajar melalui sebuah permainan. Para siswa melakukan dua macam permainan, yaitu permainan komputer berjudul “Ayo Menabung” dan permainan monopoli. Selain bermain, permainan dengan menggunakan komputer ini juga memberikan pengetahuan tentang perbedaan uang asli dan uang palsu. Selain itu dikenalkan juga tata cara menabung di bank, mengenal petugas di bank, dan cara menggunakan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Penyelenggara acara ini berharap, program ini dapat membantu para guru untuk memberikan penjelasan dan pengetahuan kepada siswa tentang dunia keuangan dan perbankan. Bahkan di dalam permainan komputer dan monopoli, diharapkan siswa dapat mengembangkan nilai-nilai kerja sama, peduli terhadap sesama dan saling menolong tanpa membeda-bedakan latar belakangnya. Selain itu, program ini pun diharapkan dapat membantu siswa untuk mengenal nilai uang dan mampu menggunakannya secara bijak dan hidup hemat.

Kalimat Utama Bacaan di Atas

  1. Paragraf 1 : Para siswa salah satu sekolah dasar di Jakarta mendapat kesempatan untuk belajar tentang keuangan.
  2. Paragraf 2 : Mereka belajar melalui permainan.
  3. Parageaf 3 : Program ini bertujuan membantu para guru untuk memberikan penjelasan dan pengetahuan kepada siswa tentang dunia keuangan dan perbankan.

Ringkasan dari Bacaan di atas

Para siswa salah satu sekolah dasar di Jakarta mendapat kesempatan untuk belajar tentang keuangan. Mereka belajar melalui permainan komputer berjudul "Ayo Menabung" dan Monopoli. Selain itu juga diberikan pengetahuan tentang perbedaan uang asli dan uang palsu, tata cara menabung di bank, dan cara menggunakan ATM. Program ini bertujuan membantu para guru untuk memberikan penjelasan dan pengetahuan kepada siswa tentang dunia keuangan dan perbankan.

Dengan menentukan kalimat utama pada masing-masing paragraf, akan dapat menemukan ide pokok setiap paragraf pada sebuah bacaan. Membuat ringkasan dengan menggunakan kalimat utama akan membantumu memahami isi bacaan tanpa kehilangan inti dari bacaan tersebut.

Demikian artikel tentang Cara Merangkum Teks Bacaan Tebal, Pengertian, Jenis, Langkah dan Contohnya yang sempat kami bagikan buat anda dan jangan lupa baca juga :