Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Resmi, Baik dan Benar Format Word

Contohsuratku.net - Bagi anda yang sedang membutuhkan Contoh Surat Perjanjian Jual Beli berikut kami sediakan Contoh dan Formatnya yang bisa anda download dengan mudah sehingga memudahkan anda dalam pembuatan Surat Perjanjian Jual Beli, Namun sebelum itu silahkan ikuti penjelasan kami tentang Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Resmi, Baik dan Benar Format Word berikut ini :
Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Resmi, Baik dan Benar Format Word
Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Resmi, Baik dan Benar Format Word

Surat Perjanjian Jual Beli

Bagi anda yang belum mengerti tentang pengertian dan tujuan adanya Surat Perjanjian Jual Beli pada setiap teransaksi antara penjual dan pembeli silahkan ikuti penjelasan kami berikut ini :

Pengertian Surat Perjanjian Jual Beli

Surat perjanjian jual beli adalah surat yang dibuat pihak penjual dan pihak pembeli yang berisi kesepakatan mengenai jual beli. Pihak penjual sepakat untuk memenuhi kewajibannya menyerahkan barang tertentu dan berhak memperoleh imbalan uang tertentu pula. Pembeli sepakat untuk melaksanakan kewajiban menyerahkan uang tertentu dan berhak menerima barang tertentu pula. Objek perjanjian jual beli dapat berupa barang yang bergerak atau dapat dipindahtempatkan serta berupa barang yang tidak bergerak atau tidak dapat dipindah tempatkan, seperti tanah atau rumah.

Tujuan Surat Perjanjian Jual Beli


Tujuan diadakannya surat perjanjian jual beli adalah untuk menjamin kepastian pembayaran dan penyerahan barang. Dengan kata lain, surat perjanjian jual beli dimaksudkan agar masing-masing pihak memenuhi kewajiban dan haknya masing-masing. Nah itulah yang dimaksud surat perjanjian jual beli,


Contoh Surat Perjanjian Jual Beli

PERJANJIAN JUAL BELI
No. …….....................……..
 

Yang bertanda tangan di bawah ini:

1.  Nama ………………; Pekerjaan ………….; Bertempat tinggal di ……dalam hal ini bertindak untuk diri sendiri/selaku kuasa dari dan oleh karenanya bertindak untuk dan atas nama ……….. berkedudukan di ………….. selanjutnya disebut penjual;

2.  Nama ……………; pekerjaan …………….; Bertempat tinggal di ……………….. dalam hal ini bertindak untuk diri sendiri/selaku kuasa dari dan oleh karenanya bertindak untuk dan atas nama ……………. Berkedudukan di …………….. selanjutnya disebut pembeli dengan ini menerangkan bahwa:

Penjual adalah pemilik sah dari ………….. bersama-sama dengan seluruh bagian-bagiannya, yang selanjutnya disebut unit/unit-unit. Penjual bermaksud menjual unit/unit-unit tersebut kepada pembeli dan pembeli bersedia membeli unit-unit-unit tersebut dari penjual berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang telah disetujui oleh penjual dan pembeli. Karena itu penjual dan pembeli telah saling bersetuju membuat perjanjian ini dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut ini:

Pasal 1

1.  Berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan perjanjian ini, penjual dengan ini menjual dan menyerahkan kepada pembeli yang dengan ini membeli dan menerima penyerahan dari penjual atas unit/unit-unit tersebut.

2. Unit/unit-unit tersebut menjadi milik pembeli dan pembeli mempunyai hak milik penuh atas unit/unit-unit tersebut terhitung sejak tanggal penyerahan unit-unit-unit.

Pasal 2

1.  Harga unit/unit-unit tersebut telah disetujui oleh penjual dan pembeli secara tunai sebesar Rp. …….. per unit.

2.   Jika jual beli dilakukan secara angsuran, harga unit/unit-unit tersebut telah disetujui oleh penjual dan pembeli dengan tambah 30% dari harga tunai, yang dapat diangsur sebanyak 10 (sepuluh) angsuran, dengan jumlah angsuran yang sama.
Pasal 3

1.  Harga unit/unit-unit tersebut dibayar secara tunai oleh pembeli kepada penjual sebesar Rp. ………. Pada saat unit/unit-unit itu diserahkan oleh penjual kepada pembeli, dengan diberikan tanda pembayaran lunas yang sah.

2.  Dalam hal jual beli dilakukan secara angsuran, harga unit/unit-unit tersebut dibayar untuk angsuran pertama sebesar Rp. ……… pada saat penyerahan unit/unit-unit itu dari penjual kepada pembeli, dengan diberikan tanda pembayaran lunas yang sah angsuran pertama.

Pasal 4

1.  Semua biaya penyerahan dan biaya-biaya lainnya yang timbul dari perjanjian ini dipikul oleh pembeli.

2.  Unit/unit-unit yang ntelah dijual dan diterima penyerahannya oleh pembeli tidak dapat ditukar, dikembalikan, atau dibatalkan.

3.  Risiko karena kerusakan, kehilangan, kemusnahan yang disebabkan oleh apapun atas unit/unit-unit tersebut dipikul oleh pembeli.

Pasal 5

1.  Penjual dengan ini menyatakan dan menjamin pembeli bahwa unit/unit-unit bebas dari hutang pajak atau bea-bea masuk, tidak tersangkut dalam suatu perkara, tidak dijual atau dijanjikan untuk dijual kepada pihak lain selain dari pembeli.

2.  Penjual menjamin pembeli bahwa unit/unit-unit dalam keadaan baik dan menjamin biaya service selama satu tahun atas kerusakan karena kesalahan perakitan.

Pasal 6

1.   Setiap bulan tunggakan pembayaran angsuran, pembeli dikenakan denda sebesar 10 % dari harga angsuran yang wajib dibayar bersama-sama dengan harga angsuran.

2.  Apabila pembeli telah melakukan tunggakan pembayaran tiga kali berturut-turut padahal sudah diperingatkan secara patut, maka terdapat bukti yang cukup bahwa pembeli telah melakukan wanprestasi tanpa diperlukan pernyataan hakim atau somasi.

3.  Pembeli menyetujui dan memberi kuasa penuh kepada penjual untuk menarik kembali unit/unit-unit tersebut guna dijual kepada pihak ketiga dan hasil penjualan itu digunakan untuk menutupi tunggakan angsuran beserta denda dan biaya-biaya setelah dikurangi dengan tunggakan-tunggakan, denda-denda, dan biaya-biaya lainnya, maka sisa tersebut dikembalikan kepada pembeli.

Pasal 7

1. Penjual dan pembeli setuju menyelesaikan sengketa yang timbul dan perjanjian ini secara musyawarah dan mufakat.

2.  Jika tidak tercapai penyelesaian secara musyawarah dan mufakat, maka penjual dan pembeli memilih tempat tinggal tetap di Kepaniteraan Pengadilan Negeri ………… guna penyelesaian perjanjian ini dan segala akibat hukumnya.
 
Demikianlah perjanjian ini dibuat di ……… pada hari ini ………… tanggal …….., dan ditandatangani bersama oleh penjual dan pembeli.
 

Pihak Pembeli                                            Pihak Penjual




…………………..                                         ………………


Download Contoh dan Format Surat Perjanjian Jual Beli

Untuk lebih memudahkan anda dalam pembuatan Surat Perjanjian Jual Beli yang baik dan resmi berikut ini kami sediakan filenya dalam bentuk format Surat Perjanjian Jual Beli yang dapat anda download berikut ini :


Demikian ulasan kami tentang Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Resmi, Baik dan Benar Format Word yang sempat kami bagikan pada kesempatan ini dan semoga apa yang kami bagikan ini bisa bermanfaat buat anda dan jangan lupa baca juga artikel kami lainnya berikut ini :